Home / Informasi Umum / Meriahnya Pelepasan Wisuda Fakultas Ekonomi ke 42

Meriahnya Pelepasan Wisuda Fakultas Ekonomi ke 42

Alhamdulillah Wa Syukurillah, kata ini yang patut di ucapkan bagi semua manusia atas nikmat yang telah di capai. Tak terkecuali mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang telah menyelesaikan studi Strata 1 (Sarjana Muda) pada wisuda yang ke 42. Rasa terharu dan bahagia menyelimuti semua keluarga dan seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Ponorogo karena moment seperti ini sangat  ditunggu-tunggu bagi mahasiswa yang telah mengikuti proses perkuliahan selama 4-5 tahun. Tepatnya tanggal 9 April 2017 hari Minggu, Fakultas Ekonomi telah mengadakan pelepasan Wisuda dan Temu Alumni yang bertempat di Ruang DOME Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Untuk kali ini, Fakultas Ekonomi mewisuda mahasiswa sebanyak 44 Wisudawan. Mahasiswa yang di wisuda terdiri dari dua progam studi yaitu 17 peserta wisudawan dari program studi Akuntansi dan 27 peserta wisudawan dari program studi Manajemen. Kegiatan pelepasan kali ini dihadiri oleh seluruh Struktural dan Dosen Fakultas Ekonomi, serta berjalan bahagia dan khidmat.

“Dekan FE Titi Rapini dalam sambutannya, Tanggung jawab yang sesungguhnya bagi mahasiswa adalah mereka yang telah menyelesaikan studi di kampus karena beban semakin bertambah atas gelar yang telah disematkan pada bahu seorang sarjana. Bukan hanya itu, dunia sosial semakin kompleks maka sangat dibutuhkan cara yang etis dalam menyikapi perkembangan yang sangat dinamis sehingga alumni fakultas ekonomi harus mampu memberikan peran-peran yang strategis demi kemajuan masyarakat dan nama baik Almamater.”

“Sang Motivator kali ini ialah Bapak Teguh Hari, beliau memberikan Clues Experience bagi Sarjana-sarjana yang telah di wisuda bahwa perjuangan belum berakhir karena sesungguhnya yang paling sulit setelah perkuliahan yaitu apa yang kita bawa baik secara kualitas maupun kuantitas. Ada sedikit guyonan dari Bapak Motivator dan beliau menanyakan kepada peserta yang hadir. “Mana yang sulit, melamar gadis atau melamar kerja? Serentak peserta menyatakan melamar gadis, karena gadis saat ini sebagian besar tidak akan menerima seorang laki-laki apabila ia belum memiliki pekerjaan. Peserta langsung terbahak-bahak mendengar salah satu peserta yang memberikan penjelasan atas pertanyaan Pak Teguh.”

Nur Ampuni, Wisudawati Terbaik Fakultas Ekonomi. Dalam pesan dan kesan menambahkan, kini perjuangan yang paling menantang dalam diri seorang sarjana ialah ketika ia mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, sosial, negara dan agama karena hal itu sangat dibutuhkan pengorbanan yang sangat besar dan tinggi untuk mencapainya sehigga bisa membawa cita-cita sebagai Agent of Change dan Agent Social of Control serta Almamater Universitas Muhammadiyah Ponorogo.” LO

Check Also

Suksesnya Kegiatan Management 4F Futsal Championship 2017

Luar Biasa !!! Itulah seseuatu yang tepat untuk kelas Manajemen 4F Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah …