Home / Informasi Kampus / Keseruan Kuliah Lapangan Ilmu Ekonomi Sumberdaya Lingkungan Program Ekonomi Pembangunan

Keseruan Kuliah Lapangan Ilmu Ekonomi Sumberdaya Lingkungan Program Ekonomi Pembangunan

Madiun-Fakultas Ekonomi, Rabu, 29 Mei 2018 Mahasiswa Ekonomi Pembangunan yang terdiri dari semester IV dan VI melaksanakan kuliah lapangan mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (Esdaling) di Madiun Umbul Square. Kegiatan perkuliahan lapangan dimaksud untuk mengetahui kondisi real mengenai kondisi wisata alam di Madiun Umbul Square. Pada kesempatan ini mahasiswa juga belajar secara langsung mengenai manfaat ekonomi terhadap lingkungan dengan menerapkan konsep WTP (Wilingness To Pay) atau kesediaan untuk membayar yang dapat  diartikan sebagai kesediaan masyarakat untuk menerima beban pembayaran, sesuai dengan besarnya jumlah yang sudah di tetapkan terkait dengan fasilitas yang diberikan. Wilingness To Pay penting adanya untuk melindungi konsumen dari bahaya monopoli perusahaan yang berkaitan dengan harga serta penyediaan produk yang berkualitas (Grece L. dan Njo N., 2014).

Dalam kegiatan ini mahasiswa didampingi secara langsung oleh Bapak Rochmat Aldy Purnomo selaku dosen pengampu dalam mewawancarai Direktur Madiun Umbul Square Bapak Afri Handoko, S.Sos, M.Si dan berkeliling untuk melihat kondisi wisata Madiun Umbul Square. Dalam sesi wawancara mahasiswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait sejarah berdirinya Madiun Umbul Square, pengelolaan wisata alam, modal yang dikeluarkan, jumlah pengunjung, mempertahankan wisata agar selalu menarik minat masyarakat dan pengembangan wisata. Selain wisata alam, Madiun Umbul Square mengimbanginya dengan wisata edukasi guna memaksimalkan pengelolaan wisata. Wisata edukasi ini lebih pada pengenalan kepada anak-anak terhadap satwa yang dilindungi, Madiun Umbul Square bekerjasama dengan BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) dalam pengelolaannya karena dalam memelihara satwa-satwa langka harus terdapat izin yang mendukung. Dengan adanya wisata ini masyarakat sekitar juga merasakan “ripple effect” 60% dari pegawai  tetap maupun freelance yang ada adalah dari warga sekitar. Di Madiun Umbul Square juga terdapat divisi Pengembangan Usaha yang bertugas dalam mengembangkan wisata secara keseluruhan baik secara fasilitas maupun kualitas. Kami juga melakukan wawancara dengan Mas Agus selaku kepala divisi Pengembangan Usaha terkait peranannya di Madiun Umbul Square, saat ini divisi Pengembangan Usaha mengurus perihal pengadaan souvenir berupa insectarium, pengelolaan produk UMKM dan pengadaan taman kelinci. Kepala divisi Pengembangan Usaha yaitu mas Agus mengatakan bahwasanya beliau berharap mahasiswa-mahasiswa dapat berkontribusi dalam membantu pengadaan souvenir khas Madiun Umbul Square yang iconic sehingga dapat menarik para pengunjung wisata.

Kontributor : Zulfa Rossi Noviana

Editor : Rochmat Aldy Purnomo

Check Also

Gerakan Ayo Sekolah dari Para Mahasiswa Fakultas Ekonomi

Ponorogo-Fakultas Ekonomi, pada tanggal 14 Juli 2018, HMJ-Manajemen telah merealisasikan salah satu Program kerja di …