Home / Informasi Fakultas / Tim Mahasiswa Fakultas Ekonomi Raih Juara 1 Pada Olimpiade Ekonomi Islam

Tim Mahasiswa Fakultas Ekonomi Raih Juara 1 Pada Olimpiade Ekonomi Islam

Ponorogo-Fakultas Ekonomi, Dalam Olimpiade Ekonomi Islam (UNIDA is me 2.0) yang diadakan oleh HMPS Ekonomi Islam UNIDA pada Jum’at, 21 September 2018, mengundang seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di wilayah Ponorogo seperti INSURI, IAIRM Ngabar, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, IAIN Ponorogo dan STKIP PGRI untuk ikut berpartisipasi dalam olimpiade tersebut. Acara yang bertemakan “Peran FinTech untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah” ini memiliki 7 cabang lomba yaitu short movie, poster, fotografi, karya tulis ilmiah, debat ekonomi, cerdas cermat islami (master of economics) dan rangking satu. Semua cabang lomba tersebut dilaksanakan di gedung terpadu Unida dipandu oleh LO setiap lomba yang berbeda di setiap lantainya.

Pada kesempatan ini, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengirimkan dua tim yang beranggotakan tiga mahasiswa. Setiap tim yang didelegasikan, masing-masing mengikuti lomba cerdas cermat islami dan debat ekonomi. Tim FE UMPO untuk cabang lomba cerdas cermat Islami adalah Helvi, Yurike dan Iwan dari jurusan Manajemen, sedangkan TIM FE UMPO di cabang lomba debat adalah Sunni dari jurusan Manajemen dengan Siska dan Yona dari jurusan Akuntansi. Sekalipun delegasi cerdas cermat Islami masih belum mendapatkan hasil positif setelah berjuang berturut-turut di 4 babak dalam lomba tersebut. Alhamdulillah, delegasi debat ekonomi berhasil meraih juara pertama setelah berturut-turut mengalahkan delegasi UNIDA HES (Hukum Ekonomi Syariah) pada babak penyisihan, UNIDA EI (Ekonomi Islam) Rabithoh Gontor 1 di babak Semifinal dan UNIDA HES II di babak Final.

Pada babak Final dengan mosi impromptu, “Dewan ini percaya, Indonesia harus keluar dari kesepakatan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)” dengan waktu 10 menit sebelum lomba, debat berlangsung cukup intens, sekalipun tim debat Fakultas Ekonomi UMPO sebagai tim kontra menyisakan banyak gap opini untuk diserang, namun tim debat UNIDA sebagai tim pro, menurut juri masih belum mampu fokus menegaskan variasi argumen yang disampaikan oleh tim debat fakultas Ekonomi UMPO. Sebaliknya, tim debat UNIDA dengan metode retorika yang sudah meyakinkan, berusaha menawarkan sistem Ekonomi Kerakyatan yang cukup relevan namun kurang elaborasi dan justifikasi terhadap urgensi penerapan sistem tersebut.


Sebelum penerimaan penghargaan, semua peserta lomba mengikuti seminar BukaLapak dengan menghadirkan Ranger BukaLapak Ponorogo yang memotivasi peserta lomba untuk memulai berbisnis dan mengonlinekan usaha bisnis offline dari warga yang masih belum familiar atau belum mampu menggunakan media sosial.

Kontibutor : M. Sunni

Editor : Rochmat Aldy Purnomo

Check Also

LKMO BEM FE : Harmonisasi dalam Organisasi

Ponorogo-BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengadakan LKMO dan Makrab, pada tanggal …