Home / Informasi Mahasiswa / Suksesnya Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi Islam

Suksesnya Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi Islam

Ponorogo- Dalam rangka berkontribusi membumikan Ekonomi Rabbani, SCORE U Fakultas Ekonomi Unmuh Ponorogo menggelar Diklat Ekonomi Islam (DEI) pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018, bertempat di Ruang Pertemuan Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mencetak sumber daya manusia yang handal dalam bidang Ekonomi Islam dan diharapkan generasi SCORE-U mampu menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam sektor persaingan usaha berbasis ekonomi Islam. Selain itu, forum tersebut bisa mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Ekonomi Islam adalah konsep ekonomi yang mengedepankan rahmatan lil alamin.


Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi, Ibu Titi Rapini, mengapresiasi kegiatan diklat ekonomi ini karena karena dari sekian banyaknya organisasi mahasiswa yang ada forum ini dianggap sangat penting untuk dikembangkan, beliau juga menyampaikan bahwa kita tidak perlu khawatir dengan anggota yang sedikit, karena yang terpenting bukan kuantitas melainkan kwalitas. “sedikit banyaknya anggota itu tidak penting tapi kontribusi kalian yang penting untuk menggembangkan forum ini”, ujar beliau.


Ada beberapa rangkaian materi menarik yang dimuat dalam acara DEI kali ini yakni materi terkait perkembangan ekonomi kreatif : islam berkemajuan, yang disampaikan oleh Bapak Rochmat Aldy Purnomo, dalam materi yang dipaparkan beliau menyampaikan bahwa Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim berpotensi menjadi pemain ekonomi syariah global. Sedangkan materi kedua dan ketiga menjelaskan tentang materi KSEI Dan FOSSEI dimana pada sesi ini dijelaskan tujuan, sejarah, dan kegiatan kegiatan yang ada pada forum, yang mana disampaikan oleh alumni Fossei Fery Setiawan dan Yuwan Ebit Saputro. Selain itu motivasi juga turut disampaikan agar kader kader yang ada di SCORE-U tetap semangat dan memanfaatkan peluang yang ada dengan turut aktif dalam kegiatan kegiatan yang diadakan baik ditingkat komisariat, Regional, maupun Nasional untuk lebih mengasah kemampuan yang mereka miliki.


Sesi diklat yang terakhir diisi dengan forum diskusi yang dipandu oleh Muhammad Ismail Sunni. Pada sesi ini peserta diberi waktu untuk menjelaskan tentang problem solving dimana peserta diberi beri waktu untuk berdiskusi dan pemresentasikan mosi “Berjalannya virtual market adalah membakar sumbu dari bom krisis ekonomi universal”. Dengan adanya forum diskusi ini lebih menantang kreatifitas berfikir para peserta dalam mengkaji permasalahan yang ada.

Kontributor : Yurike Meida T.

Editor : Rochmat Aldy Purnomo

Check Also

Mewujudkan Generasi Kritis Melalui Himaaksi

Ponorogo-Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAAKSI) Universitas Muhammadiyah Ponorogo melakukan pelantikan pengurus baru periode 2018/2019, Rabu (10/10). …