Home / Informasi Umum / Kuliah Tamu : Peran Filsafat dalam Menghadapi Tantangan Perekonomian Era 4.0

Kuliah Tamu : Peran Filsafat dalam Menghadapi Tantangan Perekonomian Era 4.0

Ponorogo, 20 Oktober 2019. Pengembangan konstruksi pengetahuan dari waktu ke waktu mengalami perubahan dan distrupsi yang sangat cepat. Revolusi Industri 4.0 mengharuskan setiap tingkat pendidikan berbenah dalam meningkatkan kualitas secara sustainable dengan tidak menghilangkan culture yang fundamental. Tepatnya Rabu, 10 Oktober 2019 Fakultas Ekonomi mengadakan Kuliah Tamu dengan bekerjasama para peneliti Fakultas Filsafat dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Mengangkat tema “Peran Filsafat dalam Menghadapi Tantangan Perekonomian Era 4.0”

Narasumber kegiatan ini, yaitu Prof. Dr. H. Lasiyo, MA.; Drs. H. Abdul Malik Usman, M.Si, dan Dr. Sudaryanto, M.Hum. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika Fakultas Ekonomi dan Seluruh Peserta Mahasiswa semester 5 FE Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatangan kerjasama antara Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta dengan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai bentuk apresiasi pengembangan Ilmu Pengetahuan di masa yang akan datang.

Kajian Filsafat merupakan induk dari semua ilmu. Dengan demikian diharapkan kepada Perguruan Tinggi untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang dianut setiap bangsa khususnya Indonesia. Salah satu kecintan budaya yang harus diimplementasikan yaitu bisa ditandai dengan cinta pada produk dalam negeri. Selain itu, peran filsafat harus benar-benar menjadi peran penting dalam Dekonstruksi dan Rekonstruksi ilmu pengetahuan agar kemajuan dan kualitas keilmuan menjadi terbarukan dan bisa dimanfaatkan kepada seluruh stakeholder, jelas Dr. Sudaryanto,M.Hum salah satu Narasumber.

Kuliah tamu ini memberikan efek dan manfaat positif bagi kedua Institusi tersebut sehingga ke depan diharapkan kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan dan dikembangkan ke arah yang lebih baik, agar para mahasiswa tahu betapa pentingnya seorang akademisi memahami keilmuan secara fundamental sehingga konstruksi mindset atau berpikir mahasiswa dibangun secara benar dan tepat. Dengan demikian, mahasiswa bisa mengkonstruksi ilmu pengetahuan sesuai dengan kaidah keilmuan baik secara input, proses maupun output dalam proses pembelajaran di Perguruan Tinggi, jelas Dekan FE Unmuh Ponorogo (Titi Rapini, SE.M.M).

Kontributor La Ode Sugianto
Editor Rochmat Aldy Purnomo

Check Also

Tim Voli Putri Fakultas Ekonomi Berjaya di Turnamen Bola Voli Antar Fakultas Ahmad Dahlan Cup 2018

Ponorogo-Fakultas Ekonomi mengirimkan 5 tim voli terbaik dalam Turnamen Bola Voli Antar Fakultas Ahmad Dahlan …